Kredit Tanpa Jaminan Surabaya Ditolak?

Produk kredit tanpa jaminan menjadi salah satu produk favorit yang sangat diminati oleh masyarakat. Hal ini lantaran kemudahan untuk mendapatkan terutama dengan syarat yang tidak terlalu banyak. Namun tak sedikit pula yang mengeluhkan sulitnya mencairkan dana bank lantaran banyak sekali alasan, padahal bisa jadi penolakan tersebut sangat beralasan bagi pihak bank, terutama kredit tanpa jaminan Surabaya dari pilihpintar serta kota besar lainnya.

Berikut ini beberapa kemungkinan alasan mengapa kredit tanpa jaminan Surabaya dan di kota lain yang Anda ajukan ditolak oleh pihak bank, diantaranya:

  • Syarat tidak terpenuhi

Syarat utama pengajuan kredit di bank adalah WNI yang berdomisili di Indonesia dengan usia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun. Penghasilan tetap setiap bulan wajib dimiliki dengan minimal penghasilan sekitar 2,5 juta sampai 3 juta dan masa kerja sekitar 2 tahun. Apakah Anda sudah memenuhi persyaratan tersebut? Jika sudah memenuhi persyaratan, mungkin ada alasan kedua yang menjadi kemungkinan penolakan.

  • Kesalahan dalam dokumen

Kewajiban melampirkan dokumen sudah banyak diketahui oleh mayoritas masyarakat sebelum melakukan pengajuan. Berikut ini beberapa dokumen yang perlu Anda lengkapi:

  • Aplikasi kartu kredit asli.
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi slip gaji.
  • Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir.

Beberapa bank juga mensyaratkan untuk melampirkan dokumen tambahan seperti SPT, fotokopi kartu kredit dari bank lain, fotokopi SIUP dan fotokopi surat ijin praktek untuk mendapatkan kredit tanpa kartu kredit terbaru. Untuk persyaratan pasti dokumen yang diminta oleh bank, Anda bisa menanyakannya kepada pihak customer service dari bank terkait.

  • Data palsu

Selanjutnya adalah data yang dipalsukan. Bank selalu mampu menguak kepalsuan di data para calon peminjamnya. Untuk itu jangan sekalipun mencoba untuk membohongi bank dengan melampirkan data palsu, terutama terkait data finansial. Bahkan jika ketahuan, Anda bisa masuk dalam daftar hitam bank sehingga jangan pernah bermimpi bisa mendapatkan pinjaman dari bank tersebut dan bank lainnya.

  • Ponsel tidak aktif

Umumnya setelah bank melakukan verifikasi pada data calon peminjam, maka bank akan menghubungi Anda demi memastikan kebenaran data dan verifikasi hal lainnya. Namun banyak sekali kasus sederhana yang membuat permohonan pengajuan kredit dibatalkan lantaran kasus nomor kontak yang tidak bisa dihubungi. Tentu Anda tidak mau hal ini terjadi bukan? Untuk itu pastikan agar selalu membawa ponsel kemanapun dan aktifkan nomor Anda dimanapun sehingga informasi bisa Anda ketahui dengan lebih cepat.

  • Kesalahan tempat bekerja atau lokasi usaha

Apabila tempat bekerja calon peminjam atau mungkin lokasi usaha bagi wiraswasta tidak mampu ditemukan, maka sudah bisa dipastikan permohonan pinjaman akan ditolak. Hal ini demi memastikan bahwa calon peminjam pinjaman bank BRI memiliki penghasilan setiap bulannya dalam rangka pembayaran cicilan pinjaman.

  • Karakter negatif

Tak hanya data diri dan pekerjaan, namun penilaian terhadap karakter juga dilakukan oleh bank dengan beberapa cara seperti mencari tahu via sosial media, teman atau keluarga tanpa Anda ketahui. Untuk itu karakter Anda dalam keseharian juga harus baik karena karakter negatif akan menurunkan nilai Anda di mata bank, apalagi jika Anda memiliki riwayat sering dikejar oleh debt collector.

Itulah beberapa alasan mengapa bank menolak permohonan pengajuan kredit tanpa jaminan Anda. Mengingat bank berpotensi mendapatkan resiko besar lantaran tanpa jaminan, maka verifikasi secara keseluruhan harus dilakukan dengan teliti dan cermat. Kredit tanpa jaminan Surabaya dan kota lainnya menerapkan syarat dan ketentuan yang hampir sama sehingga Anda bisa menjadi perhatian lebih.

Share on Google Plus

About Pilih Pintar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.