kredit tanpa agunan

Sejarah Warna Merah Putih Pada Bendera Indonesia

Merah Putih
Merah Putih

Sang Saka Merah Putih atau Sang Dwiwarna merupakan istilah yang merujuk pada bendera Republik Indonesia. Bendera Indonesia berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar sebesar 2/3 dari ukuran panjang, bagian atasnya berwarna merah dan bagian bawahnya berwarna putih, keduanya memiliki ukuran yang sama baik panjang maupun lebarnya. Warna merah dan putih bendera Indonesia diambil dari warna pataka atau panji milik Kerajaan Majapahit yang berdiri di Jawa Timur sekitar abad yang ke-13. Mpu Prapanca bercerita dalam buku karangannya yang diberi judul Negara Kertagama, mengenai digunakannya warna merah dan putih pada upacara kebesaran raja kala pemerintahan Hayam Wuruk yang bertahta di kerajaan Majapahit pada tahun 1350-1389 M.

Menurut Mpu Prapanca, gambar-gambar yang dilukiskan pada kereta para raja yang menghadiri acara kebesaran tersebut itu ada bermacam-macam, di antaranya ada kereta raja Puteri Lasem yang dihiasi gambar buah maja yang berwarna merah, atas dasar uraian tersebut, di dalam kerajaan Majapahit, warna merah dan juga putih adalah warna yang dimuliakan. Pendapat lain juga muncul bahwa pemujaan terhadap warna merah dan putih bisa ditelusuri dari asal mula mitologi bangsa Austronesia mengenai Ibu Bumi dan Bapak Langit yang mana merah mewakili tanah dan putih mewakili langit.

Akan tetapi sejarah yang berlainan juga mengungkapkan bahwa lambang merah dan putih juga digunakan oleh kerajaan-kerajaan lainnya yang di antaranya adalah Kerajaan Kediri yang menggunakannya untuk warna panji-panji (bendera perang), Sisingamangaraja IX yang menggunakan bendera yang memiliki warna dasar merah dan putih saat berperang, begitu juga dengan para pejuang Aceh yang juga menggunakan warna dasar merah dan putih pada umbul-umbulnya, kerajaan Bone (Bugis) memakai bendera dengan warna merah dan putih sebagai simbol kekuasaan dan kebesarannya, serta Pangeran Diponegoro saat berperang melawan Belanda juga menggunakan panji-panji dengan warna merah dan putih.

Secara umum, warna merah putih pada bendera Indonesia memiliki filosofi merah yang melambangkan keberanian sekaligus simbol raga manusia dan putih yang berarti kesucian serta melambangkan jiwa dari manusia. Selain itu merah juga dilambangkan sebagai darah dan putih sebagai tulang. Kedua warna tersebut saling melengkapi dan menyempurnakan kesatuan jiwa dan raga manusia dalam membangun bangsa Indonesia.

Penetapan bendera Pusaka sebagai bendera nasional Indonesia sudah tertulis pada UUD 1945 pasal 35. Sejak adanya pasal tersebut, saat itu juga ia menjadi bendera resmi dari NKRI. Bendera Pusaka pertama kali dijahit oleh Ibu Fatmawati yang merupakan istri ke-3 Presiden Soekarno pada tahun 1944, dengan ukuran awal 276 x 200 cm.

Ada yang menyebut bahwa bendera ini pertama kali dibuat dari bahan katun Jepang, namun ada juga yang mengatakan bahwa bendera tersebut terbuat dari kain wool dari London yang memang khusus untuk pembuatan bendera berbagai negara di dunia karena kain ini terkenal dan kualitasnya tahan lama. Berdasarkan UUD 1945 pasal 35, UU No.24 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No.40 tahun 1958, disebutkan bahwa bendera Pusaka Indonesia harus dibuat dari kain yang mempunyai kualitas yang bagus, tidak mudah luntur serta memiliki ukuran baku di antaranya adalah:

  • 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan.
  • 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan, kapal dan kereta api.
  • 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden.
  • 30 x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat Negara dan pesawat udara.
  • 20 x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum
  • 10 x 15 cm untuk penggunaan di meja.

Yang unik dari bendera merah putih Indonesia adalah yang membuat warna bendera ini mirip dengan warna bendera negara Monako yang mana warna dan penempatannya sama meski rasionya berbeda. Selain itu, ada lagi bendera yang mirip sekali dengan bendera Indonesia dan Monako, yaitu bendera Polandia, hanya saja penempatannya terbaik, putih di atas, merah di bawah. Begitu juga kesamaannya nampak pada bendera negara Malaysia hanya saja diberi simbol khusus pada salah satu bagian atas dari bendera.

Referensi : http://www.pinjamankilat.co/tips-membuat-tumpeng-merah-putih-unik


Share on Google Plus

About Pilih Pintar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.